Hindari modus penipuan perbankan


Semangat pagi sahabat nyinyers...,

Beberapa waktu lalu saya sempat menonton sebuah acara yang ditayangkan televisi swasta yang membahas mengenai kasus skiming / penggandaan kartu atm. Satu hal yang menarik pada acara tersebut ditampilkan sebuah pernyataan dari Pakar IT kurang lebih pihak perbankan harus melakukan audit secara berkala terhadap sistem mereka sehingga dapat mengurangi potensi fraud. Dari pernyataan tersebut saya menyimpulkan bahwa sistem perbankan yang ada saat ini masih dinilai lemah sehingga masih mudah disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baik sekarang kita kesampingkan pernyataan Pakart IT tersebut, pada saat ini modus penipuan yang dilakukan melalui sistem perbankan cukup beraneka ragam diantaranya :

  • Skiming / Penggandaan Kartu ATM

Skiming merupakan tindak kejahatan perbankan yang dilakukan pelaku dengan cara menscan pita magnetik yang terdapat pada kartu ATM dan merekam pin kartu atm nasabah menggunakan kamera mini sehingga kartu atm tersebut bisa digandakan dan digunakan pelaku untuk tindakan yang melanggar hukum. 

  • Fake Login URL / Internet Banking

Fake login url biasanya dilakukan oleh pelaku melalui web login yang di desain menyerupai situs login Internet Banking perbankan, sehingga apabila nasabah perbankan tersebut melakukan login data username dan password nasabah akan dengan mudah diketahui oleh pelaku.

  • Undian Berhadiah

Modus ini merupakan yang paling sering saya jumpai, biasanya pelaku akan mengirim sebuah pesan singkat atau menelpon kepada calon korban mereka dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan.

Dari modus-modus di atas dapat kita simpulkan bahwa faktor utama yang dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan perbankan adalah Kelalaian Nasabah. Perlu kita ketahui bersama bahwa pihak perbankan sebenarnya telah melakukan tindakan edukasi kepada nasabah mereka melalui media cetak maupun televisi tentang bahayanya kasus penipuan bermodus undian berhadiah, Fake Login URL, dan lainnya, namun entah mengapa secara sadar ataupun tidak banyak nasabah yang masih tertipu dan secara sadar melakukan kegiatan transfer, login serta bahkan memberikan user dan password login mereka kepada pelaku.
Jadi, untuk menghindari modus penipuan tersebut sahabat nyinyers bisa melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Apabila pada saat memasukan kartu atm mengalami kesulitan seperti ada yang menganjal segera batalkan transaksi tersebut dan carilah mesin atm yang lain. Karena bisa jadi mesin atm tersebut bermasalah / disusupi oleh pelaku kejahatan.
  • Waspadalah dengan orang yang tiba-tiba menawarkan bantuan pada saat anda bertransaksi di mesin ATM, karena dari beberapa kasus yang pernah saya alami 80% yang menawarkan bantuan dimesin ATM tersebut merupakan pelaku kejahatan perbankan. Jadi apabila kartu atm anda bermasalah seperti tertelan, pin tidak sesuai segeralah telpon kelayanan cabang yang terdapat pada kartu atm anda.
  • Pada saat bertransaksi via internet banking pastikan anda mengetik URL yang benar, perhatikan URL website login anda apakah sudah sesuai dengan website bank anda.
  • Jangan mudah percaya dengan iming-iming hadiah via telpon / sms terutama apabila penelpon anda sudah mulai mengarahkan kemesin atm, sms banking dan media transaksi online lainnya karena sudah bisa di pastikan penelpon tersebut merupakan pelaku kejahatan penipuan.
  • Selalu waspada dan tanyalah orang yang berkompeten terhadap kasus tersebut seperti customer service perbankan, pihak berwajib dan keluarga terdekat.


Nah sahabat nyenyers sekian dulu pemaparan saya mengenai modus kejahatan perbankan, semoga dapat bermanfaat dan menjadi referensi kepada kita semua agar tetap waspada terhadap kejahatan disekitar kita. Ingat pesan bang napi Waspadalah...!.

Komentar